Connect with us

Perubahan Iklim

20 Efek Buruk Akibat Perubahan Iklim

Published

on

Efek buruk perubahan iklim

Perubahan Iklim Itu Nyata, Bro!

Efek buruk perubahan iklim itu beneran ada, bukan sekadar teori konspirasi atau drama dunia doang. Gara-gara ulah manusia—mulai dari gas rumah kaca, polusi, sampai penebangan hutan liar—bumi makin nggak stabil. Hasilnya? Cuaca makin aneh, bencana alam makin sering, dan kita semua yang kena getahnya.

Kenapa Perubahan Iklim Itu Masalah?

Kamu pasti ngerasa deh, sekarang cuaca makin nggak bisa ditebak. Kadang panasnya kebangetan, kadang hujan nggak berhenti-berhenti. Itu semua gara-gara suhu bumi yang terus naik. Dan masalahnya, ini bukan cuma soal cuaca doang. Ada banyak dampak serius yang bisa kita rasain langsung.

20 Efek Buruk Perubahan Iklim yang Nggak Bisa Dianggap Remeh

  1. Suhu global naik – Cuaca makin ekstrem. Siap-siap kena gelombang panas, kekeringan, dan badai tropis yang makin ganas.
  2. Permukaan laut naik – Kota pesisir kayak Jakarta bisa tenggelam kalau ini dibiarkan terus.
  3. Curah hujan nggak jelas – Kadang banjir, kadang kekeringan, bikin krisis air bersih dan kelangkaan pangan.
  4. Kebakaran hutan makin sering – Udara jadi nggak sehat, plus banyak satwa kehilangan habitat.
  5. Laut makin asam – Terumbu karang stres, ikan-ikan kabur, nelayan pun makin susah cari makan.
  6. Badai dan topan makin ganas – Rumah hancur, listrik mati, hidup makin ribet.
  7. Pertanian kena dampak – Hasil panen jeblok, harga makanan naik, kelaparan mengintai.
  8. Suhu udara makin panas – Nggak cuma bikin gerah, tapi juga bisa berujung kematian karena heatstroke.
  9. Energi makin mahal – Minyak bumi makin langka, harga listrik meroket.
  10. Migrasi besar-besaran – Banyak orang terpaksa pindah gara-gara tanah mereka nggak layak huni lagi.
  11. Penyakit makin gampang menyebar – Nyamuk dan virus makin happy, kita yang rugi.
  12. Ekosistem rusak – Banyak spesies punah, keseimbangan alam terganggu.
  13. Infrastruktur berantakan – Banjir dan badai bikin jalan, jembatan, dan bangunan hancur.
  14. Asuransi makin mahal – Risiko tinggi, premi juga makin gila.
  15. Harga makanan naik – Gagal panen di mana-mana, kita yang harus keluar duit lebih buat makan.
  16. Obat-obatan makin mahal – Penyakit meningkat, permintaan obat naik, harga pun ikut melambung.
  17. Konflik sosial meningkat – Perebutan sumber daya bisa bikin bentrok di mana-mana.
  18. Angka kematian meningkat – Bencana alam makin sering, korban pun makin banyak.
  19. Keamanan nasional terancam – Perubahan iklim bisa picu ketegangan politik dan konflik antarnegara.
  20. Biaya pengobatan naik – Semakin banyak orang sakit karena cuaca ekstrem, makin tinggi pula biaya medis.

Gimana Cara Kita Lawan Perubahan Iklim?

Tenang, bro! Kita masih bisa ngelakuin sesuatu buat nyelametin bumi. Nggak perlu nunggu jadi pejabat atau aktivis, mulai aja dari hal-hal kecil ini:

  1. Gunakan energi terbarukan – Matahari, angin, dan biomassa bisa jadi solusi buat hemat energi.
  2. Hemat listrik – Matikan alat elektronik kalau nggak dipakai.
  3. Kurangi kendaraan pribadi – Naik transportasi umum, sepeda, atau jalan kaki biar polusi berkurang.
  4. Kurangi sampah plastik – Gunakan barang yang bisa didaur ulang.
  5. Tanam pohon – Biar bumi makin hijau dan udara lebih adem.
  6. Dukung produk ramah lingkungan – Mulai dari makanan organik sampai barang daur ulang.
  7. Jangan boros air – Air bersih makin langka, jadi kita harus bijak menggunakannya.
  8. Edukasi orang lain – Biar makin banyak yang sadar dan ikut bergerak.

Jangan Cuma Jadi Penonton, Bro!

Perubahan iklim ini urusan kita semua. Kalo kita nggak gerak sekarang, bisa-bisa generasi berikutnya bakal hidup di dunia yang makin kacau. Kamu mau kan dunia tetap nyaman buat anak cucu kita nanti?

Yuk, mulai dari diri sendiri! Sedikit perubahan dari banyak orang bisa bikin dampak besar buat bumi. Kita nggak perlu jadi pahlawan super, cukup jadi manusia yang peduli. Karena kalau bukan kita, siapa lagi?

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Cara Menyiapkan Ransum Makanan
Mitigasi Bencana7 minutes ago

Cara Menyiapkan Ransum Makanan 1 Tahun dalam Mitigasi Keadaan Perang

Bencana Tanah Longsor Cisarua Bandung
Kegiatan IDERU8 hours ago

IDERU H+7 Respon Bencana Tanah Longsor Cisarua Bandung

Tanah Longsor Cisarua Bandung
Kegiatan IDERU2 days ago

Laporan IDERU H+6 Respon Bencana Tanah Longsor Cisarua Bandung Barat

Perubahan Iklim3 days ago

Ketika Banjir Mengubah Perumahan Menjadi Lautan

Virus Nipah Ancaman yang Datang Tanpa Suara
Mitigasi Bencana4 days ago

Virus Nipah Ancaman yang Datang Tanpa Suara

Salju Turun di Tanah Papua
Perubahan Iklim4 days ago

Salju Turun di Tanah Papua

Bencana Tanah Longsor Bandung
Kegiatan IDERU4 days ago

Laporan Kegiatan H+4 Respon Bencana Tanah Longsor Cisarua Bandung

Layanan Kesehatan Gratis IDERU
Kegiatan IDERU1 week ago

Layanan Kesehatan Gratis IDERU Maninjau: Setitik Asa di Tengah Duka

Sinergi Basarnas IDERU Pecinta Alam
Kegiatan IDERU2 weeks ago

Sinergi Basarnas IDERU Pecinta Alam & Instansi Tanjung Balai Karimun

Respon Bencana Banjir Bandang Sumatera
Kegiatan IDERU2 weeks ago

Respon Bencana Banjir Bandang Sumatera H.8

DPC SP KEP KSPI
Kegiatan IDERU2 weeks ago

DPC SP KEP KSPI Jakarta Timur Salurkan Donasi Melalui IDERU

Tanggap Bencana Banjir Maninjau
Kegiatan IDERU3 weeks ago

Laporan Harian IDERU Operasi Tanggap Bencana Banjir Maninjau, 12 Januari 2026.

Bencana Banjir Bandang di Maninjau Sumatera
Kegiatan IDERU3 weeks ago

Laporan Respon Bencana Banjir Bandang di Maninjau Sumatera H.1

Naiknya permukaan air laut
Perubahan Iklim3 weeks ago

Ketika Laut Mulai Menyelinap: Jakarta, Air, dan Pertarungan yang Tidak Seimbang

Mitigasi Bencana3 weeks ago

Jika Dunia Terbakar: Pesan IDERU untuk Indonesia Tentang Mitigasi Perang Nuklir

Bencana Banjir bandang Sumatera Laporan IDERU Rapid Response
Kegiatan IDERU4 weeks ago

Laporan IDERU Rapid Response Banjir Bandang Sumatera H+24

Dalam Senyap IDERU Tetap Bergerak
Kegiatan IDERU1 month ago

Dalam Senyap IDERU Tetap Bergerak – Laporan IDERU Rapid Response Banjir Bandang Sumatera H+16

Ponpes Al Bina
Kegiatan IDERU1 month ago

Emergency Response Plan di Ponpes Al Bina: Be Ready, Be Safe!

Kalau Perang Nuklir Terjadi
Mitigasi Bencana2 months ago

Kalau Perang Nuklir Terjadi, Kita Harus Ngapain?

IDERU Banjir Bandang Sumatera
Kegiatan IDERU2 months ago

Catatan Lapangan IDERU dari Banjir Bandang Sumatera: Ketika Air Mengambil Segalanya

kegagalan komunikasi bencana
Mitigasi Bencana2 months ago

Krisis Kegagalan Komunikasi Bencana di Sumatera: Saat Sosmed Lebih Dipercaya Dibanding Komunikasi Pemerintah

Trauma Psikologis Para Penyintas
Mitigasi Bencana2 months ago

Trauma Psikologis Para Penyintas: Sering Terlihat… tapi Tidak Pernah Dibahas

Strategi Penanggulangan Bencana oleh Kalaksana BPBD Natuna Raja Darmika - Waspada Banjir Rob Natuna
News2 months ago

Waspada Banjir Rob Natuna 5–10 Desember: Warga Pesisir Diminta Siaga

Mangrove Garda Terdepan Saat Badai Datang
Konservasi dan Lingkungan2 months ago

Mangrove Garda Terdepan Saat Badai Datang

Fenomena Langka di Selat Malaka Siklon Tropis Senyar dan Koto
Mitigasi Bencana2 months ago

Fenomena Langka di Selat Malaka: Siklon Tropis Hadir di Tempat yang Tak Biasa

90 Hari Pertama Pasca Bencana
Mitigasi Bencana2 months ago

90 Hari Pertama Pasca Bencana: Apa yang harus dilakukan?

Pray for Sumatera
Kegiatan IDERU2 months ago

Pray for Sumatera: Duka Bersama, Aksi Bersama

IDERU Payakumbuh Berbagi Ilmu Pertolongan Pertama untuk Relawan
Kegiatan IDERU3 months ago

IDERU Payakumbuh Berbagi Ilmu Pertolongan Pertama untuk Relawan

Bambu Bisa Jadi Penyelamat Lingkungan
Konservasi dan Lingkungan10 months ago

Bambu Bisa Jadi Penyelamat Lingkungan: Berikut 11 Alasannya

Teknologi AI Untuk Relawan
Mitigasi Bencana10 months ago

Teknologi AI Untuk Relawan: 6 Alasan Kenapa Kita Harus Memakainya

AI Bisa menimbulkan bencana sosial
Mitigasi Bencana10 months ago

7 Hal penting Kenapa AI Bisa Menimbulkan Bencana Sosial

Terkena Rabies
Mitigasi Bencana10 months ago

Terkena Rabies dan Cara Penanganannya: Jangan Sampai Telat!

Bahaya yang Mengintai di Dapur
Mitigasi Bencana10 months ago

Bahaya yang Mengintai di Dapur

pisang terancam punah
Konservasi dan Lingkungan10 months ago

Pisang Terancam Punah: Ancaman dan Penyebabnya

Apel Siaga Lebaran
Kegiatan IDERU10 months ago

Apel Siaga Lebaran USS BASARNAS Banyumas, IDERU, BHV

Cilacap Ramadhan Camp
Kegiatan IDERU10 months ago

Ramadhan Camp: Edukasi Lingkungan di Bulan Suci

Fire Starter
Tips and Trik10 months ago

Panduan Lengkap Penggunaan Fire Starter atau Fire Striker

Tanaman Kaliandra
Konservasi dan Lingkungan10 months ago

Tanaman Kaliandra: Invasif atau Sumber Energi Terbarukan?

Memilih Pisau Survival
Outdoor Activity10 months ago

Memilih Pisau Survival yang Tepat

panduan memilih tenda
Outdoor Activity10 months ago

Panduan Memilih Tenda Backpacking yang Tepat

Mitos Survival
Survival10 months ago

10 Mitos Survival yang Bisa Bikin Lo Celaka

Basic Survival Kit
Survival10 months ago

Basic Survival Kit: Peralatan EDC Wajib Bertahan di Alam Liar

Memilih Pisau Survival
Survival10 months ago

50 Tips Survival: Cara Bertahan Hidup di Alam Liar

setiap orang harus belajar survival
Survival10 months ago

Kenapa Setiap Orang Harus Belajar Survival, Bahkan yang Tinggal di Kota?

REDD+ di Indonesia
Perubahan Iklim11 months ago

REDD+ di Indonesia Itu Program Apa Sih: Penting Banget Ya?

andai dunia tanpa relawan
Volunteer11 months ago

Andai Dunia Tanpa Relawan: Kebayang Kacaunya Kayak Apa?

Pentingnya Buddy System dalam Pendakian
Survival11 months ago

Pentingnya Buddy System dalam Pendakian

Carbon Trading Adalah
Perubahan Iklim11 months ago

Carbon Trading: Istilah Apa Lagi Tuh?

Pajak Karbon Apaan Sih
Perubahan Iklim11 months ago

Pajak Karbon Apaan Sih: Solusi Jitu atau Beban Baru?

Tips Mudik Aman
Tips and Trik11 months ago

Tips Mudik Aman: Biar Perjalanan Selamat Sampai Tujuan