Connect with us

Survival

10 Mitos Survival yang Bisa Bikin Lo Celaka

Published

on

Mitos Survival

Kalau kamu belajar survival cuma dari film atau TV, kemungkinan besar kamu udah dicekokin banyak mitos survival yang salah. Masalahnya, kalau kamu beneran ada di situasi darurat, mitos-mitos ini bisa bikin kamu makin dekat ke kematian. Jadi, sebelum kamu nekat main ke alam liar, pastikan kamu tahu mana yang bener dan mana yang cuma mitos belaka.

Yuk, kita bahas 10 mitos survival yang bisa bikin kamu celaka!

  1. Makanan adalah Prioritas Utama

Sering banget di film-film kita lihat orang yang tersesat di hutan, yang pertama kali mereka lakukan adalah sibuk nyari makanan.

Padahal, kenyataannya makanan bukanlah prioritas pertama! Karena prioritas pertama itu adalah menyiapkan shelter dan mencari air!

Lagipula, sebenarnya kamu masih bisa kok bertahan hidup tanpa makanan selama setidaknya 3 minggu, tapi jika tanpa air atau perlindungan, kamu bisa mati dalam hitungan hari atau bahkan jam dalam kondisi tertentu. Jadi, ingat ya, urutan yang bener adalah: perlindungan, air, api, baru makanan.

  1. Menghisap Bisa Ular Ketika Terkena Gigitannya

Pasti kamu pernah dengar mitos survival, bahwa kamu harus segera menghisap bisa ular, biar racunnya nggak menyebar. STOP! Ini bukan cuma nggak efektif, melainkan juga justru ngaco total!

Tindakan itu justru bisa bikin kamu kena infeksi atau malah justru memperparah situasi. Solusi terbaiknya apa? Baringkan korban dan usahakan untuk tidak banyak pergerakan. Segera cari pertolongan medis, agar bisa diberikan anti-bisa secepatnya.

Jika memungkinkan, sebaiknya kamu ingat baik-baik ciri-ciri ular yang menggigit tersebut, atau difoto saja ularnya sekalian jika memang sempat, ini akan memudahkan paramedis dalam menentukan, anti bisa ular yang mana, yang paling tepat untuk diberikan kepada korban.

  1. Kita Bisa Membuat Api dengan Menggosokkan Dua Kayu Terus Menerus

Di TV, kita sering lihat orang nyalain api cuma dengan menggosok dua kayu sampai keluar asap dan api. Emang beneran bisa ya? Iya, emang bisa kok!

Tapi masalahnya, kamu nggak bisa asal gosok kayu tanpa teknik yang bener. Kamu butuh kondisi yang benar-benar pas untuk itu, kayu yang kering, tinder yang bagus dan metode yang tepat. Kalau semua syarat ini nggak terpenuhi, kamu mau gosok sampai tangan kamu lecet pun, ya tetep nggak bakal nyala bro! Makanya latihan tentang hal ini perlu kamu lakukan sebelumnya.

  1. Tempat Berteduh tuh yang Penting Ada Atapnya

Banyak orang mikir kalau bikin tempat berteduh atau shelter itu, yang penting ada atapnya.

Padahal, yang lebih penting buat tubuh kamu itu sebenarnya adalah insulasi dari tanah. Kamu bisa kehilangan panas tubuh lebih cepat ketika badan kamu bersentuhan dengan tanah dingin, dibandingkan terkena udara dingin. Jadi, selain bikin atap, pastikan kamu punya alas yang cukup tebal untuk mencegah kehilangan panas tubuh.

  1. Pura-pura Mati Ketika Diserang Beruang

Mitos ini nggak sepenuhnya salah sih, tapi juga nggak sepenuhnya bener.

Kalau kamu ketemu grizzly bear, kamu bisa aja sih pura-pura mati (kalau udah kepepet banget) karena mereka memang biasanya nyerang cuma buat melindungi wilayah mereka.

Tapi kalau kamu ketemunya black bear, JANGAN memilih pura-pura mati! Black bear justru akan melihat kamu sebagai mangsa dan kemungkinan besar malah dia bakal memangsa kamu. Dalam kasus kayak gini tuh, sebaiknya mending kamu lawan balik sekuat tenaga, jika memang udah ga ada pilihan lain lagi.

Tindakan terbaik saat melihat beruang adalah, tetap menghadap ke arahnya, tunjukkan muka tangguh kamu, lalu mundurlah secara perlahan (ingat, jangan lari ya, nanti kamu malah dikejar karena terlihat sebagai mangsa) Kalau kamu melakukannya dengan benar, maka peluang kamu selamat akan lebih besar, karena jika beruang menyadari kamu bukanlah ancaman, mereka biasanya akan memilih siaga dan diam di tempat saja.

  1. Melebihkan Waktu 10 Menit Ketika Merebus Air Supaya Aman

Kamu juga ga perlu berlama-lama kalau merebus air, jika airnya sudah mendidih.

Karena faktanya, begitu air sudah mencapai titik didih, bakteri dan mikroorganisme di dalamnya sebenarnya udah mati kok. Mendidihkannya lebih lama cuma bikin buang-buang bahan bakar yang kamu punya, dan malah justru bikin air kamu nguap sia-sia.

  1. Lumut Hanya Tumbuh di Salah Satu Sisi Pohon

Masih banyak orang yang percaya kalau nyasar di hutan, mereka bisa mencari arah dengan melihat lumut yang tumbuh di salah satu sisi pohon.

Kenyataannya? Lumut bisa tumbuh di semua sisi pohon, apalagi di hutan tropis seperti Indonesia. Jadi, teknik ini tergantung kondisi lingkungan juga ya. Jangan asal praktek dan percaya sesuatu hal, kalau kamu nggak mau makin nyasar.

  1. Air yang Mengalir Pasti Aman untuk Diminum

Air yang mengalir memang lebih baik daripada air yang diam, tapi itu nggak berarti selalu aman.

Bisa aja di hulu ada bangkai hewan atau limbah yang mencemari air tersebut. Cara yang paling aman tetaplah dengan menyaring air tersebut lebih dahulu, lalu merebus airnya sebelum diminum. Tapi jika airnya memang bersih, bening dan tidak berbau, kamu boleh kok merebusnya langsung.

  1. Bisa kok Minum Air Laut dalam Jumlah Kecil

Jangan Pernah Minum Air Laut! Air laut penuh dengan garam yang malah bisa bikin kamu dehidrasi lebih cepat!

Satu-satunya cara yang aman buat minum air laut adalah, dengan melakukan proses desalinasi, yaitu menangkap uap air dari air laut yang dimasak sampai mendidih dan mengumpulkan uap airnya di wadah terpisah.

  1. Semua Kaktus Menyimpan Air yang Bisa Diminum

Film-film tuh sering banget menampilkan adegan orang kehausan di gurun yang kemudian minum dari kaktus.

Faktanya, kebanyakan kaktus mengandung cairan yang justru beracun dan bisa bikin kamu sakit perut parah. Beberapa spesies barrel cactus memang punya air yang bisa diminum, tapi itu pun tetap harus hati-hati. Jika kamu ga yakin dengan yang kamu lakukan, maka sebaiknya jangan!

Penutup

Survival itu bukan cuma soal nekat ya bro, tapi soal pemahaman ilmu yang bener. Jangan gampang percaya sama apa yang kamu lihat di film atau TV, karena kebanyakan dari itu cuma dramatisasi yang jauh dari realita sebenarnya. Jadi, kalau kamu mau survive di alam liar, pastikan kamu punya pengetahuan yang tepat, latihan khusus dalam mempraktekkannya dan selalu siap dengan perlengkapan yang memadai!

Makanya, gabung deh dengan IDERU, jadi kamu bisa belajar bareng kita dan ga akan terjebak mitos-mitos survival yang salah seperti di atas.

 

 

** Berikut ini video dari channel Survival Know How tentang:

 

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Virus Nipah Ancaman yang Datang Tanpa Suara
Mitigasi Bencana1 week ago

Virus Nipah Ancaman yang Datang Tanpa Suara

Jika Indonesia Blackout
Mitigasi Bencana1 week ago

Jika Indonesia Blackout, Apa yang Bisa Kita Lakukan?

Banjir Bandang Sumatera
Kegiatan IDERU2 weeks ago

Laporan H+52 Tim IDERU Respon Bencana Banjir Bandang Sumatera

Cara Menyiapkan Ransum Makanan
Mitigasi Bencana2 weeks ago

Cara Menyiapkan Ransum Makanan 1 Tahun dalam Mitigasi Keadaan Perang

Bencana Tanah Longsor Cisarua Bandung
Kegiatan IDERU2 weeks ago

IDERU H+7 Respon Bencana Tanah Longsor Cisarua Bandung

Tanah Longsor Cisarua Bandung
Kegiatan IDERU2 weeks ago

Laporan IDERU H+6 Respon Bencana Tanah Longsor Cisarua Bandung Barat

Perubahan Iklim2 weeks ago

Ketika Banjir Mengubah Perumahan Menjadi Lautan

Salju Turun di Tanah Papua
Perubahan Iklim2 weeks ago

Salju Turun di Tanah Papua

Bencana Tanah Longsor Bandung
Kegiatan IDERU2 weeks ago

Laporan Kegiatan H+4 Respon Bencana Tanah Longsor Cisarua Bandung

Layanan Kesehatan Gratis IDERU
Kegiatan IDERU3 weeks ago

Layanan Kesehatan Gratis IDERU Maninjau: Setitik Asa di Tengah Duka

Sinergi Basarnas IDERU Pecinta Alam
Kegiatan IDERU4 weeks ago

Sinergi Basarnas IDERU Pecinta Alam & Instansi Tanjung Balai Karimun

Respon Bencana Banjir Bandang Sumatera
Kegiatan IDERU4 weeks ago

Respon Bencana Banjir Bandang Sumatera H.8

DPC SP KEP KSPI
Kegiatan IDERU4 weeks ago

DPC SP KEP KSPI Jakarta Timur Salurkan Donasi Melalui IDERU

Tanggap Bencana Banjir Maninjau
Kegiatan IDERU1 month ago

Laporan Harian IDERU Operasi Tanggap Bencana Banjir Maninjau, 12 Januari 2026.

Bencana Banjir Bandang di Maninjau Sumatera
Kegiatan IDERU1 month ago

Laporan Respon Bencana Banjir Bandang di Maninjau Sumatera H.1

Naiknya permukaan air laut
Perubahan Iklim1 month ago

Ketika Laut Mulai Menyelinap: Jakarta, Air, dan Pertarungan yang Tidak Seimbang

Mitigasi Bencana1 month ago

Jika Dunia Terbakar: Pesan IDERU untuk Indonesia Tentang Mitigasi Perang Nuklir

Bencana Banjir bandang Sumatera Laporan IDERU Rapid Response
Kegiatan IDERU1 month ago

Laporan IDERU Rapid Response Banjir Bandang Sumatera H+24

Dalam Senyap IDERU Tetap Bergerak
Kegiatan IDERU2 months ago

Dalam Senyap IDERU Tetap Bergerak – Laporan IDERU Rapid Response Banjir Bandang Sumatera H+16

Ponpes Al Bina
Kegiatan IDERU2 months ago

Emergency Response Plan di Ponpes Al Bina: Be Ready, Be Safe!

Kalau Perang Nuklir Terjadi
Mitigasi Bencana2 months ago

Kalau Perang Nuklir Terjadi, Kita Harus Ngapain?

IDERU Banjir Bandang Sumatera
Kegiatan IDERU2 months ago

Catatan Lapangan IDERU dari Banjir Bandang Sumatera: Ketika Air Mengambil Segalanya

kegagalan komunikasi bencana
Mitigasi Bencana2 months ago

Krisis Kegagalan Komunikasi Bencana di Sumatera: Saat Sosmed Lebih Dipercaya Dibanding Komunikasi Pemerintah

Trauma Psikologis Para Penyintas
Mitigasi Bencana2 months ago

Trauma Psikologis Para Penyintas: Sering Terlihat… tapi Tidak Pernah Dibahas

Strategi Penanggulangan Bencana oleh Kalaksana BPBD Natuna Raja Darmika - Waspada Banjir Rob Natuna
News2 months ago

Waspada Banjir Rob Natuna 5–10 Desember: Warga Pesisir Diminta Siaga

Mangrove Garda Terdepan Saat Badai Datang
Konservasi dan Lingkungan2 months ago

Mangrove Garda Terdepan Saat Badai Datang

Fenomena Langka di Selat Malaka Siklon Tropis Senyar dan Koto
Mitigasi Bencana3 months ago

Fenomena Langka di Selat Malaka: Siklon Tropis Hadir di Tempat yang Tak Biasa

90 Hari Pertama Pasca Bencana
Mitigasi Bencana3 months ago

90 Hari Pertama Pasca Bencana: Apa yang harus dilakukan?

Pray for Sumatera
Kegiatan IDERU3 months ago

Pray for Sumatera: Duka Bersama, Aksi Bersama

IDERU Payakumbuh Berbagi Ilmu Pertolongan Pertama untuk Relawan
Kegiatan IDERU3 months ago

IDERU Payakumbuh Berbagi Ilmu Pertolongan Pertama untuk Relawan

Bambu Bisa Jadi Penyelamat Lingkungan
Konservasi dan Lingkungan10 months ago

Bambu Bisa Jadi Penyelamat Lingkungan: Berikut 11 Alasannya

Teknologi AI Untuk Relawan
Mitigasi Bencana10 months ago

Teknologi AI Untuk Relawan: 6 Alasan Kenapa Kita Harus Memakainya

AI Bisa menimbulkan bencana sosial
Mitigasi Bencana10 months ago

7 Hal penting Kenapa AI Bisa Menimbulkan Bencana Sosial

Terkena Rabies
Mitigasi Bencana11 months ago

Terkena Rabies dan Cara Penanganannya: Jangan Sampai Telat!

Bahaya yang Mengintai di Dapur
Mitigasi Bencana11 months ago

Bahaya yang Mengintai di Dapur

pisang terancam punah
Konservasi dan Lingkungan11 months ago

Pisang Terancam Punah: Ancaman dan Penyebabnya

Apel Siaga Lebaran
Kegiatan IDERU11 months ago

Apel Siaga Lebaran USS BASARNAS Banyumas, IDERU, BHV

Cilacap Ramadhan Camp
Kegiatan IDERU11 months ago

Ramadhan Camp: Edukasi Lingkungan di Bulan Suci

Fire Starter
Tips and Trik11 months ago

Panduan Lengkap Penggunaan Fire Starter atau Fire Striker

Tanaman Kaliandra
Konservasi dan Lingkungan11 months ago

Tanaman Kaliandra: Invasif atau Sumber Energi Terbarukan?

Memilih Pisau Survival
Outdoor Activity11 months ago

Memilih Pisau Survival yang Tepat

panduan memilih tenda
Outdoor Activity11 months ago

Panduan Memilih Tenda Backpacking yang Tepat

Mitos Survival
Survival11 months ago

10 Mitos Survival yang Bisa Bikin Lo Celaka

Basic Survival Kit
Survival11 months ago

Basic Survival Kit: Peralatan EDC Wajib Bertahan di Alam Liar

Memilih Pisau Survival
Survival11 months ago

50 Tips Survival: Cara Bertahan Hidup di Alam Liar

setiap orang harus belajar survival
Survival11 months ago

Kenapa Setiap Orang Harus Belajar Survival, Bahkan yang Tinggal di Kota?

REDD+ di Indonesia
Perubahan Iklim11 months ago

REDD+ di Indonesia Itu Program Apa Sih: Penting Banget Ya?

andai dunia tanpa relawan
Volunteer11 months ago

Andai Dunia Tanpa Relawan: Kebayang Kacaunya Kayak Apa?

Pentingnya Buddy System dalam Pendakian
Survival11 months ago

Pentingnya Buddy System dalam Pendakian

Carbon Trading Adalah
Perubahan Iklim11 months ago

Carbon Trading: Istilah Apa Lagi Tuh?