Kegiatan IDERU
Laporan Kegiatan H+4 Respon Bencana Tanah Longsor Bandung
Hujan turun sejak pagi. Tidak deras, tapi cukup untuk membuat tanah tetap rapuh dan langkah terasa lebih berat. Di Bandung Barat, pada hari keempat pasca longsor, waktu seolah berjalan lebih lambat. Namun bagi Tim IDERU, berhenti bukanlah pilihan.
Rabu, 27 Januari 2026, sejak pukul tujuh pagi hingga sore hari, kami kembali berdiri di titik yang sama: di antara lumpur, kerikil, dan sisa-sisa harapan yang masih ingin diselamatkan.Di Posko SAR Gabungan serta Sektor A1 dan A2 bencana tanah longsor Bandung.
Aktivitas tidak pernah benar-benar sunyi. Ada dapur umum yang harus tetap menyala agar relawan bisa bertahan. Ada logistik yang harus ditata agar bantuan tidak sia-sia. Dan yang paling berat, ada pencarian yang harus terus dilanjutkan, karena di bawah tanah itu, masih ada mereka yang belum pulang.
Sebanyak 113 jiwa tercatat sebagai warga terdampak. Dua puluh tiga di antaranya berhasil selamat. Dua puluh tujuh telah teridentifikasi dalam kondisi meninggal. Sekitar tiga puluh dua jiwa lainnya masih diduga tertimbun. Angka-angka ini bukan sekadar laporan. Ini adalah cerita keluarga yang terputus, nama-nama yang terus dipanggil dalam doa, dan penantian yang tidak mengenal lelah.
Dengan sumber daya yang sangat terbatas; satu motor, dua helm keselamatan, dan satu set Alat komunikasi, dua personel IDERU tetap bertahan di lapangan. Satu dari unsur IDERU, satu dari potensi IDERU. Iya baru dua personel, jumlah yang kecil, tetapi membawa niat yang besar: hadir sepenuh hati di tengah krisis.
Namun demikian, saat ini 6 personel tambahan dari IDERU Jawa Barat, termasuk di dalamnya Ketua Umum IDERU Dede Herdianto (Mas Ulil) saat ini sedang mempersiapkan diri untuk segera diberangkatkan menuju lokasi, untuk turun langsung membantu keadaan di sana. Sehingga saat semua sudah Re-Group besok (29-01-2026), jumlah personel IDERU di lokasi akan bertambah menjadi 8 personel.
Medan yang tidak ramah. Cuaca yang terus berubah. Sumber air bercampur material kerikil, menyulitkan kebutuhan operasional. Setiap langkah harus dihitung. Setiap keputusan harus diperhitungkan secara hati-hati. Namun di tengah semua kendala itu, satu hal tetap dijaga: komitmen untuk tidak meninggalkan lokasi sebelum tugas kemanusiaan ini benar-benar selesai.
Besok, langkah akan kembali dilanjutkan. Posko SAR Gabungan akan dikondisikan ulang. Koordinasi dengan posko leading sektor akan diperkuat. Pencarian di Sektor A1 dan A2 akan terus berjalan, selama masih ada kemungkinan, selama masih ada harapan.
Di bawah langit Bandung Barat yang mendung dan hujan ringan hingga sedang, Posko IDERU berdiri di Komplek Masjid Al Muhajirin, Pasirlangu, Cisarua. Sebuah titik kecil di peta, namun menjadi pusat keteguhan bagi mereka yang memilih untuk tetap tinggal ketika banyak yang tak sanggup lagi.
IDERU percaya, kemanusiaan tidak selalu datang dengan sorotan. Kadang ia hadir dalam diam, dalam sepatu yang basah, dalam tangan yang kotor oleh lumpur, dan dalam keputusan sederhana untuk berkata: Kami masih di sini.
**************
⛺ Posko IDERU
Komplek Masjid Al Muhajirin
Pasirlangu, Kec. Cisarua,
Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat
📍 Lokasi:
5GVM+P85, Pasirlangu, Kec. Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40551
📞 CP Posko I-DERU
-
Jejeng: 0859 5922 5253
-
Tito: 0851 5055 5353
🌐 Informasi & Media
-
Instagram: @ideru.official
-
YouTube: ideru.official
-
Official Website: www.ideru.online
- Komunitas Aktif IDERU: www.ideru.cloud
IDERU percaya, kemanusiaan tidak diukur dari jumlah personel,
tetapi dari konsistensi untuk tetap hadir, bahkan saat keadaan paling sulit.
IDERU – Bergerak Terus Untuk Indonesia!




