Connect with us

Perubahan Iklim

Bumi Lagi Sakit Parah, Kita Mau Cuek Aja?

Published

on

Bumi lagi sakit parah

Perubahan iklim itu bukan sekadar teori atau omong kosong doang sob, bumi tuh lagi sakit parah loh sekarang! Dampaknya udah nyata banget. Dari suhu yang makin panas, es di kutub yang mencair, sampai cuaca yang makin nggak jelas. Kadang banjir parah, kadang kekeringan ekstrem. Semua ini bukan kebetulan, tapi efek dari ulah manusia sendiri.

Dari berbagai penelitian, kondisi bumi makin mengkhawatirkan. Es di kutub makin menipis, hutan digunduli buat lahan sawit, dan polusi di kota-kota besar udah kayak kabut permanen. Kalau dibiarkan, siap-siap aja menghadapi masa depan yang suram.

Bukti Nyata Perubahan Iklim

Oke sob, biar lebih jelas, ini beberapa bukti nyata kalau bumi lagi nggak baik-baik aja:

  • Suhu Global Naik Terus: Data ilmiah menunjukkan kalau suhu bumi naik setiap tahunnya. Kalau dibiarkan, efeknya bakal makin susah dikendalikan.
  • Es Kutub Lumer, Air Laut Naik: Es di kutub utara dan selatan meleleh lebih cepat dari yang diprediksi. Ini bikin permukaan air laut naik dan pulau-pulau kecil terancam tenggelam.
  • Hutan Dibabat Habis: Hutan yang seharusnya jadi paru-paru dunia malah ditebang habis buat industri sawit dan peternakan. Padahal, hutan bisa nyerap karbon dan bantu mendinginkan bumi.
  • Bencana Datang Silih Berganti: Banjir makin parah, kekeringan makin panjang, dan cuaca makin nggak bisa ditebak. Semua ini efek domino dari perubahan iklim.

Penyebab Utama Bumi Makin Panas

Kenapa semua ini bisa terjadi? Ada beberapa faktor utama yang bikin krisis ini makin parah:

  • Ketergantungan Sama Energi Fosil: Minyak, batu bara, dan gas alam jadi penyumbang emisi karbon terbesar. Sayangnya, dunia masih terlalu bergantung sama energi ini.
  • Deforestasi Gila-Gilaan: Hutan yang harusnya jadi penyerap karbon malah ditebang demi bisnis yang nggak peduli lingkungan.
  • Polusi di Kota-Kota Besar: Mobil, pabrik, dan pembangkit listrik bikin polusi udara makin gila. Efeknya? Udara makin kotor dan iklim makin nggak stabil.
  • Kebijakan yang Lambat Berubah: Banyak negara masih setengah hati dalam investasi energi bersih. Padahal, kalau mau serius, solusi udah banyak banget.

Solusi yang Bisa Kita Lakukan

Santai sob, masih ada harapan buat selamatin bumi yang lagi sakit parah. Ini beberapa langkah yang bisa diambil:

  1. Dukung Energi Terbarukan – Energi matahari, angin, dan air itu solusi paling aman buat ganti energi fosil.
  2. Kurangi Konsumsi Daging – Industri peternakan nyumbang emisi gas rumah kaca yang tinggi. Gak perlu jadi vegan total, tapi mulai kurangi sedikit demi sedikit.
  3. Belanja Lebih Sadar – Pilih produk yang lebih ramah lingkungan dan boikot yang nggak peduli bumi.
  4. Gunakan Transportasi Ramah Lingkungan – Naik transportasi umum, sepeda, atau kalau mampu, pakai kendaraan listrik.
  5. Sebarin Kesadaran ke Orang Lain – Semakin banyak yang sadar, semakin besar kemungkinan terjadi perubahan.

 

Bumi Lagi Sakit Parah!

Iya, bumi lagi sakit parah nih sob, dan kalau kita memilih untuk terus diam aja, dipastikan efeknya bakal makin parah. Tapi kalau kita semua mau untuk memulai ambil tindakan, masih ada harapan kok buat masa depan yang lebih baik. Mulai dari langkah kecil sehari-hari yang bisa kita lakukan sendiri, sampai upaya mendorong kebijakan pemerintah yang lebih pro-lingkungan.

Jangan tunggu sampai semuanya terlambat. Dukung IDERU dalam mendorong aksi positif melawan perubahan iklim dari sekarang!

Film dokumenter “Before the Flood” yang dibawakan secara apik oleh Leonardo Di Caprio ini, sepertinya bisa menjadi referensi bagus, biar kamu lebih memahami dampak perubahan iklim yang terjadi saat ini.

 

 

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Virus Nipah Ancaman yang Datang Tanpa Suara
Mitigasi Bencana3 days ago

Virus Nipah Ancaman yang Datang Tanpa Suara

Jika Indonesia Blackout
Mitigasi Bencana3 days ago

Jika Indonesia Blackout, Apa yang Bisa Kita Lakukan?

Banjir Bandang Sumatera
Kegiatan IDERU4 days ago

Laporan H+52 Tim IDERU Respon Bencana Banjir Bandang Sumatera

Cara Menyiapkan Ransum Makanan
Mitigasi Bencana6 days ago

Cara Menyiapkan Ransum Makanan 1 Tahun dalam Mitigasi Keadaan Perang

Bencana Tanah Longsor Cisarua Bandung
Kegiatan IDERU6 days ago

IDERU H+7 Respon Bencana Tanah Longsor Cisarua Bandung

Tanah Longsor Cisarua Bandung
Kegiatan IDERU1 week ago

Laporan IDERU H+6 Respon Bencana Tanah Longsor Cisarua Bandung Barat

Perubahan Iklim1 week ago

Ketika Banjir Mengubah Perumahan Menjadi Lautan

Salju Turun di Tanah Papua
Perubahan Iklim1 week ago

Salju Turun di Tanah Papua

Bencana Tanah Longsor Bandung
Kegiatan IDERU1 week ago

Laporan Kegiatan H+4 Respon Bencana Tanah Longsor Cisarua Bandung

Layanan Kesehatan Gratis IDERU
Kegiatan IDERU2 weeks ago

Layanan Kesehatan Gratis IDERU Maninjau: Setitik Asa di Tengah Duka

Sinergi Basarnas IDERU Pecinta Alam
Kegiatan IDERU3 weeks ago

Sinergi Basarnas IDERU Pecinta Alam & Instansi Tanjung Balai Karimun

Respon Bencana Banjir Bandang Sumatera
Kegiatan IDERU3 weeks ago

Respon Bencana Banjir Bandang Sumatera H.8

DPC SP KEP KSPI
Kegiatan IDERU3 weeks ago

DPC SP KEP KSPI Jakarta Timur Salurkan Donasi Melalui IDERU

Tanggap Bencana Banjir Maninjau
Kegiatan IDERU4 weeks ago

Laporan Harian IDERU Operasi Tanggap Bencana Banjir Maninjau, 12 Januari 2026.

Bencana Banjir Bandang di Maninjau Sumatera
Kegiatan IDERU4 weeks ago

Laporan Respon Bencana Banjir Bandang di Maninjau Sumatera H.1

Naiknya permukaan air laut
Perubahan Iklim4 weeks ago

Ketika Laut Mulai Menyelinap: Jakarta, Air, dan Pertarungan yang Tidak Seimbang

Mitigasi Bencana4 weeks ago

Jika Dunia Terbakar: Pesan IDERU untuk Indonesia Tentang Mitigasi Perang Nuklir

Bencana Banjir bandang Sumatera Laporan IDERU Rapid Response
Kegiatan IDERU1 month ago

Laporan IDERU Rapid Response Banjir Bandang Sumatera H+24

Dalam Senyap IDERU Tetap Bergerak
Kegiatan IDERU2 months ago

Dalam Senyap IDERU Tetap Bergerak – Laporan IDERU Rapid Response Banjir Bandang Sumatera H+16

Ponpes Al Bina
Kegiatan IDERU2 months ago

Emergency Response Plan di Ponpes Al Bina: Be Ready, Be Safe!

Kalau Perang Nuklir Terjadi
Mitigasi Bencana2 months ago

Kalau Perang Nuklir Terjadi, Kita Harus Ngapain?

IDERU Banjir Bandang Sumatera
Kegiatan IDERU2 months ago

Catatan Lapangan IDERU dari Banjir Bandang Sumatera: Ketika Air Mengambil Segalanya

kegagalan komunikasi bencana
Mitigasi Bencana2 months ago

Krisis Kegagalan Komunikasi Bencana di Sumatera: Saat Sosmed Lebih Dipercaya Dibanding Komunikasi Pemerintah

Trauma Psikologis Para Penyintas
Mitigasi Bencana2 months ago

Trauma Psikologis Para Penyintas: Sering Terlihat… tapi Tidak Pernah Dibahas

Strategi Penanggulangan Bencana oleh Kalaksana BPBD Natuna Raja Darmika - Waspada Banjir Rob Natuna
News2 months ago

Waspada Banjir Rob Natuna 5–10 Desember: Warga Pesisir Diminta Siaga

Mangrove Garda Terdepan Saat Badai Datang
Konservasi dan Lingkungan2 months ago

Mangrove Garda Terdepan Saat Badai Datang

Fenomena Langka di Selat Malaka Siklon Tropis Senyar dan Koto
Mitigasi Bencana2 months ago

Fenomena Langka di Selat Malaka: Siklon Tropis Hadir di Tempat yang Tak Biasa

90 Hari Pertama Pasca Bencana
Mitigasi Bencana2 months ago

90 Hari Pertama Pasca Bencana: Apa yang harus dilakukan?

Pray for Sumatera
Kegiatan IDERU2 months ago

Pray for Sumatera: Duka Bersama, Aksi Bersama

IDERU Payakumbuh Berbagi Ilmu Pertolongan Pertama untuk Relawan
Kegiatan IDERU3 months ago

IDERU Payakumbuh Berbagi Ilmu Pertolongan Pertama untuk Relawan

Bambu Bisa Jadi Penyelamat Lingkungan
Konservasi dan Lingkungan10 months ago

Bambu Bisa Jadi Penyelamat Lingkungan: Berikut 11 Alasannya

Teknologi AI Untuk Relawan
Mitigasi Bencana10 months ago

Teknologi AI Untuk Relawan: 6 Alasan Kenapa Kita Harus Memakainya

AI Bisa menimbulkan bencana sosial
Mitigasi Bencana10 months ago

7 Hal penting Kenapa AI Bisa Menimbulkan Bencana Sosial

Terkena Rabies
Mitigasi Bencana10 months ago

Terkena Rabies dan Cara Penanganannya: Jangan Sampai Telat!

Bahaya yang Mengintai di Dapur
Mitigasi Bencana10 months ago

Bahaya yang Mengintai di Dapur

pisang terancam punah
Konservasi dan Lingkungan11 months ago

Pisang Terancam Punah: Ancaman dan Penyebabnya

Apel Siaga Lebaran
Kegiatan IDERU11 months ago

Apel Siaga Lebaran USS BASARNAS Banyumas, IDERU, BHV

Cilacap Ramadhan Camp
Kegiatan IDERU11 months ago

Ramadhan Camp: Edukasi Lingkungan di Bulan Suci

Fire Starter
Tips and Trik11 months ago

Panduan Lengkap Penggunaan Fire Starter atau Fire Striker

Tanaman Kaliandra
Konservasi dan Lingkungan11 months ago

Tanaman Kaliandra: Invasif atau Sumber Energi Terbarukan?

Memilih Pisau Survival
Outdoor Activity11 months ago

Memilih Pisau Survival yang Tepat

panduan memilih tenda
Outdoor Activity11 months ago

Panduan Memilih Tenda Backpacking yang Tepat

Mitos Survival
Survival11 months ago

10 Mitos Survival yang Bisa Bikin Lo Celaka

Basic Survival Kit
Survival11 months ago

Basic Survival Kit: Peralatan EDC Wajib Bertahan di Alam Liar

Memilih Pisau Survival
Survival11 months ago

50 Tips Survival: Cara Bertahan Hidup di Alam Liar

setiap orang harus belajar survival
Survival11 months ago

Kenapa Setiap Orang Harus Belajar Survival, Bahkan yang Tinggal di Kota?

REDD+ di Indonesia
Perubahan Iklim11 months ago

REDD+ di Indonesia Itu Program Apa Sih: Penting Banget Ya?

andai dunia tanpa relawan
Volunteer11 months ago

Andai Dunia Tanpa Relawan: Kebayang Kacaunya Kayak Apa?

Pentingnya Buddy System dalam Pendakian
Survival11 months ago

Pentingnya Buddy System dalam Pendakian

Carbon Trading Adalah
Perubahan Iklim11 months ago

Carbon Trading: Istilah Apa Lagi Tuh?