Kegiatan IDERU
Laporan Tim IDERU Respon Bencana Banjir Bandang 21 Desember 2025
Pagi itu, langit Sumatera Barat masih berat oleh mendung. Sungai belum sepenuhnya tenang, dan lumpur masih melekat di dinding rumah, jalan, serta ingatan warga. Bencana Banjir bandang yang melanda beberapa wilayah di Kota Padang telah memutus lebih dari sekadar akses fisik—ia memisahkan warga dari rutinitas, rasa aman, dan kepastian hidup.
Namun di tengah kondisi itu, satu hal tidak ikut terputus: harapan.
21 Desember 2025 Sejak pukul 09.00 WIB hingga 20.00 WIB, tim IDERU Respon Bencana bergerak menyusuri lokasi terdampak.
Dengan 4 unit motor, 1 mobil, dan 1 ambulans, 15 personel—terdiri dari 1 personel inti IDERU dan 14 Potensi IDERU—menjangkau titik-titik pengungsian yang tersebar di Kecamatan Pauh dan Kuranji.
Menyentuh yang Paling Dasar: Kesehatan, Gizi, dan Jiwa
Di Desa Rimbo Panjang, Desa Talang, Kampung Jambak, hingga Posko Gabungan Relawan Masjid Raya Durian Taruang, aktivitas kemanusiaan berjalan tanpa henti.
Pemeriksaan kesehatan gratis dilakukan langsung di lokasi pengungsian oleh Tim Kesehatan PosGab Relawan, didampingi dokter dari RS M. Djamil Padang. Sebanyak 25 warga terdampak berhasil mendapatkan layanan kesehatan di tengah keterbatasan.
Di sudut lain tenda pengungsian, relawan menyiapkan Makanan Pendamping ASI (MP-ASI). Makanan dimasak langsung di lokasi agar tetap hangat dan layak konsumsi—sebuah detail kecil yang sangat berarti bagi balita dan orang tua yang sedang bertahan di situasi darurat.
Sementara itu, di ruang yang lebih sunyi namun tak kalah penting, Program Psychological First Aid (PFA) dijalankan. Bersama seorang psikolog dari Potensi IDERU, relawan mendampingi warga—terutama anak-anak—untuk menata kembali rasa aman, menenangkan kecemasan, dan memulihkan harapan.
Angka yang Mewakili Kehilangan
Data kerusakan mencerminkan beratnya dampak bencana ini.
- Rumah warga:
- Rusak ringan: 29 unit
- Rusak sedang: 34 unit
- Rusak berat: 80 unit
- Rumah hanyut: 120 unit
- Fasilitas umum:
- Jembatan: 1 unit rusak
Sebanyak 281 KK (1.557 jiwa) terdampak langsung. Banyak dari mereka kini menggantungkan harapan pada bantuan darurat, sembari menunggu kepastian hunian sementara atau hunian tetap yang aman—idealnya tetap dekat dengan lingkungan lama yang telah menjadi bagian hidup mereka.
Tantangan yang Masih Mengintai
Hujan deras yang kerap turun, terutama di malam hari, menjadi tantangan besar. Warga yang tinggal di bantaran sungai membutuhkan pendampingan melekat karena potensi banjir susulan masih ada. Lebih dari 24 hari pascabencana, kebutuhan mendesak seperti susu bayi, makanan balita, obat-obatan, alas tidur, dan peralatan sekolah masih sangat dibutuhkan.
Langkah Lanjut: Ikhtiar yang Berlanjut
Banjir bandang telah memutus jalan, jembatan dan akses kehidupan warga di Sumatera Barat, namun harapan tidak boleh ikut terputus.
Di tengah lumpur, arus sungai dan keterbatasan, Relawan IDERU bersama APGI dan masyarakat setempat bekerja sama membangun jembatan gantung—sebagai penghubung kembali aktivitas warga menuju ladang, sekolah, dan kehidupan sehari-hari.
Ini bukan sekadar pembangunan fisik, ini adalah ikhtiar kemanusiaan agar kehidupan bisa kembali berjalan.
Terima kasih untuk setiap doa, dukungan dan kepedulian.
Mari terus bergandeng tangan untuk Sumatera.
IDERU merencanakan aktivasi posko lanjutan, persiapan logistik, penggalangan potensi relawan di lapangan, serta dukungan dari luar daerah. Pendampingan berkelanjutan akan terus dilakukan selama cuaca belum sepenuhnya bersahabat.
Banjir bandang memang telah memutus jalan, jembatan, dan akses kehidupan warga di Sumatera Barat. Tetapi bersama masyarakat setempat dan jejaring relawan, IDERU terus berikhtiar membangun kembali penghubung—bukan hanya secara fisik, tetapi juga secara kemanusiaan.
Ini bukan sekadar respon bencana, ini adalah upaya bersama agar kehidupan bisa kembali berjalan seperti sediakala.
Terima kasih untuk setiap doa, dukungan, dan kepedulian.
Mari terus bergandeng tangan untuk Sumatera.
Posko IDERU
Jl. Durian Taruang, Kel. Pasar Ambacang, Kec. Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat
CP: Falerino Tanjung (0822-8520-0121) | Jejenk (0822-8853-6121)
IG & YouTube: ideru.official
Web: https://www.ideru.online










