Connect with us

Outdoor Activity

Apa Bedanya Relawan dan Volunteer? Memangnya Beda ya?

Published

on

Apa Bedanya Relawan dan Volunteer

“Mas, saya mau daftar jadi volunteer.”

Kalimat itu terdengar dari seorang mahasiswa yang baru datang ke posko bantuan banjir.

Seorang koordinator hanya tersenyum.

“Boleh. Tapi sebelum mulai, saya tanya dulu. Menurut kamu, volunteer sama relawan itu bedanya apa?”

Mahasiswa itu terdiam.

“Emm… bukannya sama ya?”

Koordinator kembali tersenyum.

“Sebagian besar orang juga menjawab begitu.”

Dan memang benar.

Di media sosial, kata volunteer dan relawan hampir selalu digunakan bergantian. Poster kegiatan menulis “Open Volunteer”. Di berita televisi disebut “Relawan”. Di kampus ada “Volunteer Program”. Di organisasi kemanusiaan disebut “Tim Relawan”.

Lalu sebenarnya…

Apakah relawan dan volunteer memang sama?

Jawabannya adalah ya, tetapi tidak selalu.


Relawan dan Volunteer Berasal dari Bahasa yang Berbeda

Secara sederhana, relawan adalah padanan bahasa Indonesia dari kata volunteer dalam bahasa Inggris.

Keduanya merujuk pada seseorang yang secara sukarela memberikan waktu, tenaga, kemampuan, atau keahliannya untuk membantu orang lain tanpa paksaan dan tanpa menjadikan imbalan sebagai tujuan utama.

Jadi jika hanya melihat arti kamus, keduanya memang memiliki makna yang sama.

Namun dalam praktik sehari-hari, masyarakat mulai memberikan nuansa yang sedikit berbeda.


Jadi Apa Bedanya Relawan dan Volunteer

Coba perhatikan beberapa contoh berikut.

“Saya ikut volunteer konser musik.”

“Saya volunteer di acara lari maraton.”

“Saya volunteer di festival budaya.”

Lalu bandingkan dengan kalimat ini.

“Saya menjadi relawan banjir.”

“Saya relawan kemanusiaan.”

“Saya relawan pencarian korban.”

Terasa berbeda, bukan?

Padahal orang yang melakukan kedua kegiatan tersebut sama-sama bekerja secara sukarela.

Perbedaannya muncul karena cara masyarakat menggunakan istilah tersebut, bukan karena arti katanya.


Volunteer Lebih Sering Digunakan untuk Kegiatan atau Event

Dalam beberapa tahun terakhir, istilah volunteer semakin populer, terutama di kalangan anak muda.

Biasanya digunakan untuk kegiatan seperti:

  • konser musik
  • festival
  • seminar
  • lomba olahraga
  • konferensi
  • acara kampus
  • kegiatan komunitas

Tugas mereka bisa berupa registrasi peserta, mengatur parkir, menjadi liaison officer, membantu logistik, hingga mengarahkan tamu.

Mereka bekerja tanpa gaji atau hanya mendapatkan uang transport, konsumsi, sertifikat, maupun pengalaman.


Relawan Lebih Identik dengan Aksi Kemanusiaan

Sementara itu, ketika mendengar kata relawan, kebanyakan orang langsung membayangkan situasi seperti:

  • banjir
  • gempa bumi
  • kebakaran
  • longsor
  • pencarian orang hilang
  • donor darah
  • pelayanan kesehatan
  • distribusi bantuan

Relawan identik dengan misi kemanusiaan.

Mereka hadir ketika banyak orang justru memilih menjauh dari lokasi bencana.

Bukan karena mereka kebal rasa takut.

Tetapi karena ada orang lain yang lebih membutuhkan pertolongan.


Jadi, Mana yang Lebih Benar?

Jawabannya sederhana.

Keduanya benar.

Kalau Anda mengikuti acara internasional dan panitianya menyebut peserta sebagai volunteer, itu tidak salah.

Kalau organisasi kemanusiaan menggunakan istilah relawan, itu juga tidak salah.

Yang perlu dipahami adalah konteks penggunaannya.

Di Indonesia, kata relawan terasa lebih dekat dengan nilai kemanusiaan dan pengabdian kepada masyarakat.

Sedangkan kata volunteer lebih sering dipakai dalam kegiatan organisasi, komunitas, pendidikan, atau penyelenggaraan acara.


Menjadi Relawan Bukan Sekadar Tidak Dibayar

Ada anggapan bahwa relawan hanyalah orang yang bekerja gratis.

Padahal, makna menjadi relawan jauh lebih dalam.

Relawan adalah seseorang yang memilih untuk hadir ketika kehadirannya dibutuhkan.

Kadang mereka harus meninggalkan keluarga.

Kadang mereka tidur hanya beberapa jam.

Kadang mereka bekerja di tengah hujan, lumpur, bahkan ancaman bahaya.

Yang membuat mereka tetap bertahan bukanlah honor.

Melainkan keyakinan bahwa bantuan sekecil apa pun dapat mengubah hidup seseorang.


Volunteer Juga Memiliki Peran Penting

Di sisi lain, jangan pernah menganggap peran volunteer lebih rendah.

Bayangkan sebuah acara donor darah tanpa volunteer.

Siapa yang akan mengatur antrean?

Siapa yang menyambut peserta?

Siapa yang membantu lansia mengisi formulir?

Siapa yang memastikan acara berjalan tertib?

Sering kali keberhasilan sebuah kegiatan justru bergantung pada kerja keras para volunteer yang bekerja di balik layar.

Mereka mungkin tidak memakai seragam penyelamat.

Namun kontribusinya tetap nyata.


Yang Terpenting Bukan Sebutannya

Seorang anak kecil pernah bertanya kepada ayahnya yang baru pulang dari lokasi bencana.

“Ayah relawan atau volunteer?”

Ayahnya tersenyum sambil melepas sepatu yang masih dipenuhi lumpur.

“Ayah cuma berusaha membantu.”

Jawaban sederhana itu mungkin menjadi penjelasan terbaik.

Pada akhirnya, masyarakat tidak akan mengingat apakah seseorang menyebut dirinya relawan atau volunteer.

Yang akan diingat adalah siapa yang datang ketika orang lain membutuhkan pertolongan.

Karena nilai kemanusiaan tidak diukur dari bahasa yang digunakan.

Melainkan dari tindakan yang dilakukan.


Bagaimana Jika Ingin Menjadi Relawan?

Jika Anda ingin mulai terlibat dalam kegiatan sosial, tidak perlu menunggu memiliki kemampuan luar biasa.

Banyak organisasi membuka kesempatan bagi masyarakat untuk belajar menjadi relawan.

Yang paling penting adalah memiliki niat membantu, mau belajar, mampu bekerja dalam tim, serta memahami bahwa keselamatan diri sendiri tetap menjadi prioritas.

Seiring waktu, pengalaman akan membentuk keterampilan, kedewasaan, dan empati yang dibutuhkan dalam setiap aksi kemanusiaan.


Penutup

Jadi, pertanyaan tentang apa bedanya Relawan dan Volunteer sebenarnya bukan soal siapa yang lebih benar.

Secara makna, keduanya sama-sama menggambarkan orang yang memilih membantu secara sukarela. Yang membedakan hanyalah kebiasaan penggunaan istilah dalam konteks tertentu.

Di dunia kemanusiaan, yang paling berharga bukanlah sebutan yang melekat di rompi atau kartu identitas. Yang paling berarti adalah keberanian untuk hadir, kepedulian untuk membantu, dan komitmen untuk tetap menghormati sesama manusia.

Karena pada akhirnya, dunia tidak menjadi lebih baik karena semakin banyak orang menyebut dirinya relawan atau volunteer. Dunia menjadi lebih baik karena semakin banyak orang yang benar-benar mau turun tangan.


FAQ

Jadi apakah relawan dan volunteer itu sama?

Ya. Secara bahasa, relawan adalah padanan kata volunteer. Perbedaannya lebih pada kebiasaan penggunaan dalam konteks tertentu.

Apakah volunteer selalu bekerja tanpa dibayar?

Umumnya volunteer tidak menerima gaji. Namun dalam beberapa kegiatan mereka dapat memperoleh konsumsi, transportasi, perlengkapan, atau sertifikat sebagai bentuk apresiasi.

Apakah relawan harus memiliki keahlian khusus?

Tidak selalu. Banyak organisasi memberikan pelatihan dasar kepada relawan baru. Yang terpenting adalah kemauan belajar, disiplin, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.

Siapa saja yang bisa menjadi relawan?

Siapa pun dapat menjadi relawan sesuai syarat organisasi yang diikuti, mulai dari pelajar, mahasiswa, pekerja, hingga pensiunan, selama memenuhi ketentuan yang berlaku dan siap menjalankan tugas dengan tanggung jawab.

Penulis: Irvan / 00-0003

Jadi Relawan kan Tidak Dibayar? Kok Mau Sih?

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

compassion fatigue
Psikologi dan Kesehatan10 hours ago

Compassion Fatigue: Ketika Relawan Lelah Secara Emosional, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Apa Bedanya Relawan dan Volunteer
Outdoor Activity15 hours ago

Apa Bedanya Relawan dan Volunteer? Memangnya Beda ya?

Etika Memotret Korban Bencana
Mitigasi Bencana1 day ago

Etika Memotret Korban Bencana: Yuk Belajar Menghormati Manusia dan Keadaannya

krisis pangan apa yang harus dilakukan
Mitigasi Bencana1 week ago

Jika Terjadi Krisis Pangan: Apa yang Harus Dilakukan Saat Semua Orang Kelaparan?

12 Divisi IDERU
Profil Anggota IDERU2 weeks ago

12 Divisi IDERU: Satu Tim, Banyak Keahlian, Satu Misi Kemanusiaan

Jadi relawan tidak dibayar
Kegiatan IDERU2 weeks ago

Jadi Relawan kan Tidak Dibayar? Kok Mau Sih?

DIKSARNAS IDERU 6
Kegiatan IDERU2 weeks ago

Pendaftaran DIKSARNAS VI I-DERU 2026

Gelombang panas di eropa
Mitigasi Bencana3 weeks ago

Gelombang Panas di Eropa: Mengapa Terjadi, dan Apakah Indonesia Akan Terdampak?

Banjir Bandang Sumatera
Kegiatan IDERU5 months ago

Laporan H+52 Tim IDERU Respon Bencana Banjir Bandang Sumatera

Bencana Tanah Longsor Cisarua Bandung
Kegiatan IDERU5 months ago

IDERU H+7 Respon Bencana Tanah Longsor Cisarua Bandung

Tanah Longsor Cisarua Bandung
Kegiatan IDERU6 months ago

Laporan IDERU H+6 Respon Bencana Tanah Longsor Cisarua Bandung Barat

Perubahan Iklim6 months ago

Ketika Banjir Mengubah Perumahan Menjadi Lautan

Salju Turun di Tanah Papua
Perubahan Iklim6 months ago

Salju Turun di Tanah Papua

Jika Indonesia Blackout
Mitigasi Bencana6 months ago

Jika Indonesia Blackout, Apa yang Bisa Kita Lakukan?

Bencana Tanah Longsor Bandung
Kegiatan IDERU6 months ago

Laporan Kegiatan H+4 Respon Bencana Tanah Longsor Cisarua Bandung

Layanan Kesehatan Gratis IDERU
Kegiatan IDERU6 months ago

Layanan Kesehatan Gratis IDERU Maninjau: Setitik Asa di Tengah Duka

Cara Menyiapkan Ransum Makanan
Mitigasi Bencana6 months ago

Cara Menyiapkan Ransum Makanan 1 Tahun dalam Mitigasi Keadaan Perang

Sinergi Basarnas IDERU Pecinta Alam
Kegiatan IDERU6 months ago

Sinergi Basarnas IDERU Pecinta Alam & Instansi Tanjung Balai Karimun

Respon Bencana Banjir Bandang Sumatera
Kegiatan IDERU6 months ago

Respon Bencana Banjir Bandang Sumatera H.8

DPC SP KEP KSPI
Kegiatan IDERU6 months ago

DPC SP KEP KSPI Jakarta Timur Salurkan Donasi Melalui IDERU

Tanggap Bencana Banjir Maninjau
Kegiatan IDERU6 months ago

Laporan Harian IDERU Operasi Tanggap Bencana Banjir Maninjau, 12 Januari 2026.

Bencana Banjir Bandang di Maninjau Sumatera
Kegiatan IDERU6 months ago

Laporan Respon Bencana Banjir Bandang di Maninjau Sumatera H.1

Naiknya permukaan air laut
Perubahan Iklim6 months ago

Ketika Laut Mulai Menyelinap: Jakarta, Air, dan Pertarungan yang Tidak Seimbang

Mitigasi Bencana6 months ago

Jika Dunia Terbakar: Pesan IDERU untuk Indonesia Tentang Mitigasi Perang Nuklir

Bencana Banjir bandang Sumatera Laporan IDERU Rapid Response
Kegiatan IDERU6 months ago

Laporan IDERU Rapid Response Banjir Bandang Sumatera H+24

Dalam Senyap IDERU Tetap Bergerak
Kegiatan IDERU7 months ago

Dalam Senyap IDERU Tetap Bergerak – Laporan IDERU Rapid Response Banjir Bandang Sumatera H+16

Ponpes Al Bina
Kegiatan IDERU7 months ago

Emergency Response Plan di Ponpes Al Bina: Be Ready, Be Safe!

Kalau Perang Nuklir Terjadi
Mitigasi Bencana7 months ago

Kalau Perang Nuklir Terjadi, Kita Harus Ngapain?

Virus Nipah Ancaman yang Datang Tanpa Suara
Mitigasi Bencana7 months ago

Virus Nipah Ancaman yang Datang Tanpa Suara

IDERU Banjir Bandang Sumatera
Kegiatan IDERU7 months ago

Catatan Lapangan IDERU dari Banjir Bandang Sumatera: Ketika Air Mengambil Segalanya

kegagalan komunikasi bencana
Mitigasi Bencana7 months ago

Krisis Kegagalan Komunikasi Bencana di Sumatera: Saat Sosmed Lebih Dipercaya Dibanding Komunikasi Pemerintah

Trauma Psikologis Para Penyintas
Mitigasi Bencana7 months ago

Trauma Psikologis Para Penyintas: Sering Terlihat… tapi Tidak Pernah Dibahas

Strategi Penanggulangan Bencana oleh Kalaksana BPBD Natuna Raja Darmika - Waspada Banjir Rob Natuna
News7 months ago

Waspada Banjir Rob Natuna 5–10 Desember: Warga Pesisir Diminta Siaga

Mangrove Garda Terdepan Saat Badai Datang
Konservasi dan Lingkungan8 months ago

Mangrove Garda Terdepan Saat Badai Datang

Fenomena Langka di Selat Malaka Siklon Tropis Senyar dan Koto
Mitigasi Bencana8 months ago

Fenomena Langka di Selat Malaka: Siklon Tropis Hadir di Tempat yang Tak Biasa

90 Hari Pertama Pasca Bencana
Mitigasi Bencana8 months ago

90 Hari Pertama Pasca Bencana: Apa yang harus dilakukan?

Pray for Sumatera
Kegiatan IDERU8 months ago

Pray for Sumatera: Duka Bersama, Aksi Bersama

IDERU Payakumbuh Berbagi Ilmu Pertolongan Pertama untuk Relawan
Kegiatan IDERU8 months ago

IDERU Payakumbuh Berbagi Ilmu Pertolongan Pertama untuk Relawan

Bambu Bisa Jadi Penyelamat Lingkungan
Konservasi dan Lingkungan1 year ago

Bambu Bisa Jadi Penyelamat Lingkungan: Berikut 11 Alasannya

Teknologi AI Untuk Relawan
Mitigasi Bencana1 year ago

Teknologi AI Untuk Relawan: 6 Alasan Kenapa Kita Harus Memakainya

AI Bisa menimbulkan bencana sosial
Mitigasi Bencana1 year ago

7 Hal penting Kenapa AI Bisa Menimbulkan Bencana Sosial

Terkena Rabies
Mitigasi Bencana1 year ago

Terkena Rabies dan Cara Penanganannya: Jangan Sampai Telat!

Bahaya yang Mengintai di Dapur
Mitigasi Bencana1 year ago

Bahaya yang Mengintai di Dapur

pisang terancam punah
Konservasi dan Lingkungan1 year ago

Pisang Terancam Punah: Ancaman dan Penyebabnya

Apel Siaga Lebaran
Kegiatan IDERU1 year ago

Apel Siaga Lebaran USS BASARNAS Banyumas, IDERU, BHV

Cilacap Ramadhan Camp
Kegiatan IDERU1 year ago

Ramadhan Camp: Edukasi Lingkungan di Bulan Suci

Fire Starter
Tips and Trik1 year ago

Panduan Lengkap Penggunaan Fire Starter atau Fire Striker

Tanaman Kaliandra
Konservasi dan Lingkungan1 year ago

Tanaman Kaliandra: Invasif atau Sumber Energi Terbarukan?

Memilih Pisau Survival
Outdoor Activity1 year ago

Memilih Pisau Survival yang Tepat

panduan memilih tenda
Outdoor Activity1 year ago

Panduan Memilih Tenda Backpacking yang Tepat

Gabung IDERU Yuk!

Daftar Diksarnas IDERU