Connect with us

Survival

Pentingnya Buddy System dalam Pendakian

Published

on

Pentingnya Buddy System dalam Pendakian

Pendakian gunung bukan cuma soal menaklukkan ketinggian atau menikmati pemandangan yang epic. Ada banyak faktor yang harus diperhitungkan, terutama soal keselamatan. Nah, salah satu sistem yang udah terbukti efektif dalam menjaga keamanan pendaki adalah buddy system. Buat kamu yang sering naik gunung atau baru mau mulai, paham soal sistem ini bisa jadi penyelamat hidup. Yuk kita simak seberapa pentingnya buddy system dalam pendakian.

Apa Itu Buddy System?

Buddy system adalah konsep di mana dua orang atau lebih saling berpasangan untuk menjaga satu sama lain selama pendakian. Sistem ini memastikan bahwa setiap orang punya partner yang siap membantu dalam situasi darurat, entah itu kecelakaan, tersesat, atau kondisi tubuh yang tiba-tiba drop.

Kenapa Buddy System Itu Penting?

  1. Meningkatkan Keamanan

Gunung itu bukan tempat yang bisa kamu anggap enteng. Ada banyak faktor yang harus kamu waspadai agar kamu bisa siap menghadapinya, contohnya, cuaca bisa berubah drastis, jalur bisa licin, dan risiko cedera selalu ada. Dengan buddy system, akan ada orang yang selalu nge-backup kamu kalau terjadi sesuatu.

  1. Mencegah Hipotermia dan Cedera Fatal

Bayangin kalau kamu sendirian dan tiba-tiba kamu kena hypothermia atau keseleo parah di jalur ekstrem. Kalau kamu punya partner, dia bisa segera kasih pertolongan pertama atau cari bantuan.

  1. Menghindari Risiko Tersesat

Pendakian sering melibatkan jalur yang bercabang dan medan yang bisa bikin kamu bingung. Dengan adanya partner, kemungkinan tersesat jadi lebih kecil karena ada dua kepala yang bisa saling mengingat rute.

  1. Support Mental dan Fisik

Kadang bukan fisik aja yang diuji di gunung, tapi juga mental. Capek, kedinginan, atau kelelahan bisa bikin kamu down. Punya partner yang bisa saling menyemangati bikin perjalanan jadi lebih ringan.

  1. Mempermudah Logistik

Naik gunung itu bawaannya banyak—tenda, makanan, alat masak, dan lainnya. Dengan sistem ini, kamu bisa bagi-bagi barang bawaan biar lebih efisien.

Cara Menerapkan Buddy System yang Efektif

  1. Pilih Partner yang Kompeten

Jangan asal pilih partner. Idealnya, partner kamu harus punya pengalaman yang sepadan atau lebih berpengalaman dalam pendakian. Minimal, dia ngerti dasar-dasar survival.

  1. Komunikasi yang Baik

Sebelum pendakian dimulai, selalu diskusikan rencana perjalanan, rute, dan titik pertemuan kalau kalian terpisah. Gunakan kode atau tanda tertentu biar komunikasi tetap lancar, terutama di kondisi darurat.

  1. Jangan Tinggalkan Buddy Kamu Sendirian

Kalau partner kamu ketinggalan, tunggu! Kalau dia merasa nggak enak badan, jangan dipaksa lanjut. Keamanan tetap harus jadi prioritas utama. Ingat menggapai puncak bukanlah segalanya, kenangan dalam pendakian bersama itulah yang sebenarnya tidak ternilai harganya.

  1. Latihan Simulasi Darurat

Sebelum naik gunung, ada baiknya kamu dan buddy kamu latihan menghadapi situasi darurat seperti pertolongan pertama atau navigasi tanpa alat elektronik.

  1. Bawa Alat yang Sama-Sama Dimengerti

Jangan cuma salah satu yang tahu cara pakai kompas atau first aid kit. Pastikan dua-duanya ngerti biar kalau ada yang kenapa-kenapa, yang lain juga bisa bantu.

Penutup: Buddy System Itu Penting!

Buddy system bukan cuma aturan tak tertulis dalam dunia pendakian, tapi sebuah keharusan kalau kamu peduli sama keselamatan diri sendiri dan orang lain. Dengan punya partner yang solid, kamu bisa menikmati pendakian dengan lebih aman, nyaman, dan menyenangkan. So, sebelum kamu naik gunung lagi, pastiin kamu punya buddy yang siap nge-backup perjalanan kamu!

Selamat mendaki, pelajari juga teknik survival di hutan, dan jangan lupa jaga alam ya!

 

 

** Berikut video menarik dari channnel Over The Hill Yackers tentang pentingnya Buddy System.

“Why You Should Never Adventure Alone: Benefits of the Buddy System”

 

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Virus Nipah Ancaman yang Datang Tanpa Suara
Mitigasi Bencana3 days ago

Virus Nipah Ancaman yang Datang Tanpa Suara

Jika Indonesia Blackout
Mitigasi Bencana4 days ago

Jika Indonesia Blackout, Apa yang Bisa Kita Lakukan?

Banjir Bandang Sumatera
Kegiatan IDERU5 days ago

Laporan H+52 Tim IDERU Respon Bencana Banjir Bandang Sumatera

Cara Menyiapkan Ransum Makanan
Mitigasi Bencana6 days ago

Cara Menyiapkan Ransum Makanan 1 Tahun dalam Mitigasi Keadaan Perang

Bencana Tanah Longsor Cisarua Bandung
Kegiatan IDERU7 days ago

IDERU H+7 Respon Bencana Tanah Longsor Cisarua Bandung

Tanah Longsor Cisarua Bandung
Kegiatan IDERU1 week ago

Laporan IDERU H+6 Respon Bencana Tanah Longsor Cisarua Bandung Barat

Perubahan Iklim1 week ago

Ketika Banjir Mengubah Perumahan Menjadi Lautan

Salju Turun di Tanah Papua
Perubahan Iklim1 week ago

Salju Turun di Tanah Papua

Bencana Tanah Longsor Bandung
Kegiatan IDERU2 weeks ago

Laporan Kegiatan H+4 Respon Bencana Tanah Longsor Cisarua Bandung

Layanan Kesehatan Gratis IDERU
Kegiatan IDERU2 weeks ago

Layanan Kesehatan Gratis IDERU Maninjau: Setitik Asa di Tengah Duka

Sinergi Basarnas IDERU Pecinta Alam
Kegiatan IDERU3 weeks ago

Sinergi Basarnas IDERU Pecinta Alam & Instansi Tanjung Balai Karimun

Respon Bencana Banjir Bandang Sumatera
Kegiatan IDERU3 weeks ago

Respon Bencana Banjir Bandang Sumatera H.8

DPC SP KEP KSPI
Kegiatan IDERU3 weeks ago

DPC SP KEP KSPI Jakarta Timur Salurkan Donasi Melalui IDERU

Tanggap Bencana Banjir Maninjau
Kegiatan IDERU4 weeks ago

Laporan Harian IDERU Operasi Tanggap Bencana Banjir Maninjau, 12 Januari 2026.

Bencana Banjir Bandang di Maninjau Sumatera
Kegiatan IDERU4 weeks ago

Laporan Respon Bencana Banjir Bandang di Maninjau Sumatera H.1

Naiknya permukaan air laut
Perubahan Iklim4 weeks ago

Ketika Laut Mulai Menyelinap: Jakarta, Air, dan Pertarungan yang Tidak Seimbang

Mitigasi Bencana1 month ago

Jika Dunia Terbakar: Pesan IDERU untuk Indonesia Tentang Mitigasi Perang Nuklir

Bencana Banjir bandang Sumatera Laporan IDERU Rapid Response
Kegiatan IDERU1 month ago

Laporan IDERU Rapid Response Banjir Bandang Sumatera H+24

Dalam Senyap IDERU Tetap Bergerak
Kegiatan IDERU2 months ago

Dalam Senyap IDERU Tetap Bergerak – Laporan IDERU Rapid Response Banjir Bandang Sumatera H+16

Ponpes Al Bina
Kegiatan IDERU2 months ago

Emergency Response Plan di Ponpes Al Bina: Be Ready, Be Safe!

Kalau Perang Nuklir Terjadi
Mitigasi Bencana2 months ago

Kalau Perang Nuklir Terjadi, Kita Harus Ngapain?

IDERU Banjir Bandang Sumatera
Kegiatan IDERU2 months ago

Catatan Lapangan IDERU dari Banjir Bandang Sumatera: Ketika Air Mengambil Segalanya

kegagalan komunikasi bencana
Mitigasi Bencana2 months ago

Krisis Kegagalan Komunikasi Bencana di Sumatera: Saat Sosmed Lebih Dipercaya Dibanding Komunikasi Pemerintah

Trauma Psikologis Para Penyintas
Mitigasi Bencana2 months ago

Trauma Psikologis Para Penyintas: Sering Terlihat… tapi Tidak Pernah Dibahas

Strategi Penanggulangan Bencana oleh Kalaksana BPBD Natuna Raja Darmika - Waspada Banjir Rob Natuna
News2 months ago

Waspada Banjir Rob Natuna 5–10 Desember: Warga Pesisir Diminta Siaga

Mangrove Garda Terdepan Saat Badai Datang
Konservasi dan Lingkungan2 months ago

Mangrove Garda Terdepan Saat Badai Datang

Fenomena Langka di Selat Malaka Siklon Tropis Senyar dan Koto
Mitigasi Bencana2 months ago

Fenomena Langka di Selat Malaka: Siklon Tropis Hadir di Tempat yang Tak Biasa

90 Hari Pertama Pasca Bencana
Mitigasi Bencana2 months ago

90 Hari Pertama Pasca Bencana: Apa yang harus dilakukan?

Pray for Sumatera
Kegiatan IDERU2 months ago

Pray for Sumatera: Duka Bersama, Aksi Bersama

IDERU Payakumbuh Berbagi Ilmu Pertolongan Pertama untuk Relawan
Kegiatan IDERU3 months ago

IDERU Payakumbuh Berbagi Ilmu Pertolongan Pertama untuk Relawan

Bambu Bisa Jadi Penyelamat Lingkungan
Konservasi dan Lingkungan10 months ago

Bambu Bisa Jadi Penyelamat Lingkungan: Berikut 11 Alasannya

Teknologi AI Untuk Relawan
Mitigasi Bencana10 months ago

Teknologi AI Untuk Relawan: 6 Alasan Kenapa Kita Harus Memakainya

AI Bisa menimbulkan bencana sosial
Mitigasi Bencana10 months ago

7 Hal penting Kenapa AI Bisa Menimbulkan Bencana Sosial

Terkena Rabies
Mitigasi Bencana10 months ago

Terkena Rabies dan Cara Penanganannya: Jangan Sampai Telat!

Bahaya yang Mengintai di Dapur
Mitigasi Bencana10 months ago

Bahaya yang Mengintai di Dapur

pisang terancam punah
Konservasi dan Lingkungan11 months ago

Pisang Terancam Punah: Ancaman dan Penyebabnya

Apel Siaga Lebaran
Kegiatan IDERU11 months ago

Apel Siaga Lebaran USS BASARNAS Banyumas, IDERU, BHV

Cilacap Ramadhan Camp
Kegiatan IDERU11 months ago

Ramadhan Camp: Edukasi Lingkungan di Bulan Suci

Fire Starter
Tips and Trik11 months ago

Panduan Lengkap Penggunaan Fire Starter atau Fire Striker

Tanaman Kaliandra
Konservasi dan Lingkungan11 months ago

Tanaman Kaliandra: Invasif atau Sumber Energi Terbarukan?

Memilih Pisau Survival
Outdoor Activity11 months ago

Memilih Pisau Survival yang Tepat

panduan memilih tenda
Outdoor Activity11 months ago

Panduan Memilih Tenda Backpacking yang Tepat

Mitos Survival
Survival11 months ago

10 Mitos Survival yang Bisa Bikin Lo Celaka

Basic Survival Kit
Survival11 months ago

Basic Survival Kit: Peralatan EDC Wajib Bertahan di Alam Liar

Memilih Pisau Survival
Survival11 months ago

50 Tips Survival: Cara Bertahan Hidup di Alam Liar

setiap orang harus belajar survival
Survival11 months ago

Kenapa Setiap Orang Harus Belajar Survival, Bahkan yang Tinggal di Kota?

REDD+ di Indonesia
Perubahan Iklim11 months ago

REDD+ di Indonesia Itu Program Apa Sih: Penting Banget Ya?

andai dunia tanpa relawan
Volunteer11 months ago

Andai Dunia Tanpa Relawan: Kebayang Kacaunya Kayak Apa?

Pentingnya Buddy System dalam Pendakian
Survival11 months ago

Pentingnya Buddy System dalam Pendakian

Carbon Trading Adalah
Perubahan Iklim11 months ago

Carbon Trading: Istilah Apa Lagi Tuh?