Connect with us

Mitigasi Bencana

Teknologi AI Untuk Relawan: 6 Alasan Kenapa Kita Harus Memakainya

Published

on

Teknologi AI Untuk Relawan

Jadi relawan itu nggak cuma soal fisik kuat dan hati yang tulus. Penggunaan teknologi, terutama teknologi AI untuk relawan, udah mulai jadi bagian dari keseharian para pejuang kemanusiaan. Bahkan, banyak kegiatan relawan yang makin efisien dan impactful gara-gara sentuhan AI alias Artificial Technology. Tapi penggunaan AI untuk relawan itu, bisa di sektor mana aja sih?

 

Penggunaan Teknologi AI Untuk Relawan

 

  1. AI Itu Bukan Cuma Buat Robotik—Tapi Juga Tentang Aksi Sosial

Kamu pikir AI cuma urusan mobil otonom atau chatbot customer service? Nggak juga, bro. AI sekarang udah mulai masuk ke dunia relawan dan bikin kerjaan jadi lebih cepat dan lebih presisi.

Misalnya, buat prediksi lokasi bencana lewat data cuaca, citra satelit, dan pergerakan lempeng bumi. Jadi tim relawan bisa siap duluan sebelum kejadian beneran terjadi.

  1. Imajiner Story: Antara Gunung, Air, dan Data

Bayangin deh, kamu lagi duduk di basecamp IDERU, segelas kopi panas di tangan, tapi mata kamu fokus mantengin dashboard yang ngasih tahu debit air sungai di suatu wilayah, yang mendadak berubah drastis dalam semalam.

Salah satu tim relawan dari IDERU memang sudah pasang sensor sederhana di sana, yang datanya dikirim langsung ke sistem monitoring pakai AI. Dari sana, sistem bisa kasih peringatan dini kalau aliran air berpotensi menyebabkan banjir bandang kecil di daerah bawah.

Waktu hujan gede turun terus-terusan selama tiga hari, sistem ini bisa bantu tim kamu buat mempercepat koordinasi: tim evakuasi siap, jalur logistik diatur ulang, dan masyarakat bisa dikasih tahu lebih awal.

Hasilnya? Nggak ada korban, palingan ya cuma basah-basahan. Dan kamu tau kan, dalam bencana, ‘cuma basah-basahan’ itu udah termasuk kemenangan besar!

  1. Data yang Akurat Bisa Jadi “Kompas” Baru Relawan

Dulu, ngambil keputusan di lapangan sering banget berdasarkan insting dan pengalaman. Sekarang, AI bisa bantu kamu analisis data secara real-time. Mulai dari jumlah pengungsi, kebutuhan logistik, sampai kondisi kesehatan masyarakat. Relawan bisa gerak lebih cepat dan tepat karena semuanya berdasarkan data, jadi bukan lagi cuma berdasarkan feeling bro!

Contohnya? Di suatu lokasi kebencanaan pasca-gempa, beberapa tim internasional sudah terlihat memakai bantuan pakai image recognition dari drone untuk ngidentifikasi area yang belum tersentuh bantuan.

Dari citra drone itu, sistem AI bisa mendeteksi reruntuhan bangunan dan memetakan zona yang urgent buat dikunjungi. Nggak sampai sehari, tim relawan udah langsung ngebut ke lokasi yang sebelumnya nggak masuk radar.

  1. AI Juga Bisa Bantu di Sisi Sosial

Sudah mulai banyak NGO dan gerakan komunitas pakai AI buat ngolah data ribuan data korban yang masuk, terus dia juga bisa nyari pola siapa yang paling butuh bantuan, bahkan nyusun rute pengiriman barang bantuan supaya lebih hemat waktu dan biaya. Kamu bisa bayangin betapa banyak waktu dan energi yang bisa dihemat, dan dialihkan ke hal yang lebih penting: saat ngebantu orang secara langsung.

Misalnya, salah satu startup sosial di India bikin sistem AI yang bantu klasifikasikan SMS pengaduan dari masyarakat miskin soal kelangkaan pangan. Dengan model NLP (natural language processing), mereka jadi bisa tahu, mana pengaduan yang urgent dan di mana daerah yang paling sering ngalamin krisis. Bayangin kalau itu diterapin di Indonesia, efektif banget kan?

  1. AI Bukan Untuk Gantikan Manusia, Tapi Justru Buat Ngedukung!

Penting banget buat dicatet—AI itu bukan musuh relawan. AI juga bukan buat gantiin manusia, tapi buat ngedukung peran kamu yang ada di lapangan. Karena empati, intuisi, dan nilai-nilai kemanusiaan tuh, nggak akan bisa diduplikasi sama mesin. Tapi AI bisa bantu kamu ambil keputusan yang lebih cepat, lebih tajam, dan lebih berdampak.

  1. Tantangan Etik dan Akses Teknologi

Memang sih nggak semuanya mulus. Masih banyak komunitas yang nggak punya akses ke teknologi ini. Selain itu, penting juga untuk ngejaga privasi data, apalagi kalau kita lagi ngolah ribuan data korban atau pengungsi. Relawan zaman sekarang harus paham, pakai AI dengan bijak itu adalah sebuah tanggung jawab yang besar!

 

So, Teknologi AI Untuk Relawan Itu Penting!

Masa depan kegiatan relawan itu ke depannya bakalan makin hybrid: kombinasi empati manusia dan kecerdasan buatan.

Tapi itu bukan berarti kitanya jadi dingin atau terlalu teknis, melainkan justru supaya kitanya bisa makin fokus ke esensi—nolongin sesama, lebih efektif dan berkelanjutan.

Kalau kamu udah terjun jadi relawan, mungkin sekarang saat yang tepat buat kamu membuka diri ke teknologi. Dan kalau kamu pegiat AI, mungkin juga ini waktunya kamu turun ke lapangan, mulai ikut berbagi untuk sesama, lihat realita dan kontribusiin keahlian kamu ke dunia yang lebih butuh sentuhan kamu.

Kamu ada ide tentang pengaplikasian teknologi AI untuk relawan IDERU? Tertarik untuk ikutan jadi relawan, ngebantu dan ngedukung kegiatan kita?

Kontak kita ya segera. Kita butuh lebih banyak team untuk divisi IT dalam hal seperti ini, yuk gabung, karena kontribusi sosial dan jasa kamu akan abadi selamanya!

IDERU, Bergerak Terus Untuk Indonesia!

 

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Virus Nipah Ancaman yang Datang Tanpa Suara
Mitigasi Bencana2 weeks ago

Virus Nipah Ancaman yang Datang Tanpa Suara

Jika Indonesia Blackout
Mitigasi Bencana2 weeks ago

Jika Indonesia Blackout, Apa yang Bisa Kita Lakukan?

Banjir Bandang Sumatera
Kegiatan IDERU2 weeks ago

Laporan H+52 Tim IDERU Respon Bencana Banjir Bandang Sumatera

Cara Menyiapkan Ransum Makanan
Mitigasi Bencana2 weeks ago

Cara Menyiapkan Ransum Makanan 1 Tahun dalam Mitigasi Keadaan Perang

Bencana Tanah Longsor Cisarua Bandung
Kegiatan IDERU2 weeks ago

IDERU H+7 Respon Bencana Tanah Longsor Cisarua Bandung

Tanah Longsor Cisarua Bandung
Kegiatan IDERU2 weeks ago

Laporan IDERU H+6 Respon Bencana Tanah Longsor Cisarua Bandung Barat

Perubahan Iklim3 weeks ago

Ketika Banjir Mengubah Perumahan Menjadi Lautan

Salju Turun di Tanah Papua
Perubahan Iklim3 weeks ago

Salju Turun di Tanah Papua

Bencana Tanah Longsor Bandung
Kegiatan IDERU3 weeks ago

Laporan Kegiatan H+4 Respon Bencana Tanah Longsor Cisarua Bandung

Layanan Kesehatan Gratis IDERU
Kegiatan IDERU3 weeks ago

Layanan Kesehatan Gratis IDERU Maninjau: Setitik Asa di Tengah Duka

Sinergi Basarnas IDERU Pecinta Alam
Kegiatan IDERU4 weeks ago

Sinergi Basarnas IDERU Pecinta Alam & Instansi Tanjung Balai Karimun

Respon Bencana Banjir Bandang Sumatera
Kegiatan IDERU4 weeks ago

Respon Bencana Banjir Bandang Sumatera H.8

DPC SP KEP KSPI
Kegiatan IDERU4 weeks ago

DPC SP KEP KSPI Jakarta Timur Salurkan Donasi Melalui IDERU

Tanggap Bencana Banjir Maninjau
Kegiatan IDERU1 month ago

Laporan Harian IDERU Operasi Tanggap Bencana Banjir Maninjau, 12 Januari 2026.

Bencana Banjir Bandang di Maninjau Sumatera
Kegiatan IDERU1 month ago

Laporan Respon Bencana Banjir Bandang di Maninjau Sumatera H.1

Naiknya permukaan air laut
Perubahan Iklim1 month ago

Ketika Laut Mulai Menyelinap: Jakarta, Air, dan Pertarungan yang Tidak Seimbang

Mitigasi Bencana1 month ago

Jika Dunia Terbakar: Pesan IDERU untuk Indonesia Tentang Mitigasi Perang Nuklir

Bencana Banjir bandang Sumatera Laporan IDERU Rapid Response
Kegiatan IDERU1 month ago

Laporan IDERU Rapid Response Banjir Bandang Sumatera H+24

Dalam Senyap IDERU Tetap Bergerak
Kegiatan IDERU2 months ago

Dalam Senyap IDERU Tetap Bergerak – Laporan IDERU Rapid Response Banjir Bandang Sumatera H+16

Ponpes Al Bina
Kegiatan IDERU2 months ago

Emergency Response Plan di Ponpes Al Bina: Be Ready, Be Safe!

Kalau Perang Nuklir Terjadi
Mitigasi Bencana2 months ago

Kalau Perang Nuklir Terjadi, Kita Harus Ngapain?

IDERU Banjir Bandang Sumatera
Kegiatan IDERU2 months ago

Catatan Lapangan IDERU dari Banjir Bandang Sumatera: Ketika Air Mengambil Segalanya

kegagalan komunikasi bencana
Mitigasi Bencana2 months ago

Krisis Kegagalan Komunikasi Bencana di Sumatera: Saat Sosmed Lebih Dipercaya Dibanding Komunikasi Pemerintah

Trauma Psikologis Para Penyintas
Mitigasi Bencana2 months ago

Trauma Psikologis Para Penyintas: Sering Terlihat… tapi Tidak Pernah Dibahas

Strategi Penanggulangan Bencana oleh Kalaksana BPBD Natuna Raja Darmika - Waspada Banjir Rob Natuna
News3 months ago

Waspada Banjir Rob Natuna 5–10 Desember: Warga Pesisir Diminta Siaga

Mangrove Garda Terdepan Saat Badai Datang
Konservasi dan Lingkungan3 months ago

Mangrove Garda Terdepan Saat Badai Datang

Fenomena Langka di Selat Malaka Siklon Tropis Senyar dan Koto
Mitigasi Bencana3 months ago

Fenomena Langka di Selat Malaka: Siklon Tropis Hadir di Tempat yang Tak Biasa

90 Hari Pertama Pasca Bencana
Mitigasi Bencana3 months ago

90 Hari Pertama Pasca Bencana: Apa yang harus dilakukan?

Pray for Sumatera
Kegiatan IDERU3 months ago

Pray for Sumatera: Duka Bersama, Aksi Bersama

IDERU Payakumbuh Berbagi Ilmu Pertolongan Pertama untuk Relawan
Kegiatan IDERU3 months ago

IDERU Payakumbuh Berbagi Ilmu Pertolongan Pertama untuk Relawan

Bambu Bisa Jadi Penyelamat Lingkungan
Konservasi dan Lingkungan10 months ago

Bambu Bisa Jadi Penyelamat Lingkungan: Berikut 11 Alasannya

Teknologi AI Untuk Relawan
Mitigasi Bencana11 months ago

Teknologi AI Untuk Relawan: 6 Alasan Kenapa Kita Harus Memakainya

AI Bisa menimbulkan bencana sosial
Mitigasi Bencana11 months ago

7 Hal penting Kenapa AI Bisa Menimbulkan Bencana Sosial

Terkena Rabies
Mitigasi Bencana11 months ago

Terkena Rabies dan Cara Penanganannya: Jangan Sampai Telat!

Bahaya yang Mengintai di Dapur
Mitigasi Bencana11 months ago

Bahaya yang Mengintai di Dapur

pisang terancam punah
Konservasi dan Lingkungan11 months ago

Pisang Terancam Punah: Ancaman dan Penyebabnya

Apel Siaga Lebaran
Kegiatan IDERU11 months ago

Apel Siaga Lebaran USS BASARNAS Banyumas, IDERU, BHV

Cilacap Ramadhan Camp
Kegiatan IDERU11 months ago

Ramadhan Camp: Edukasi Lingkungan di Bulan Suci

Fire Starter
Tips and Trik11 months ago

Panduan Lengkap Penggunaan Fire Starter atau Fire Striker

Tanaman Kaliandra
Konservasi dan Lingkungan11 months ago

Tanaman Kaliandra: Invasif atau Sumber Energi Terbarukan?

Memilih Pisau Survival
Outdoor Activity11 months ago

Memilih Pisau Survival yang Tepat

panduan memilih tenda
Outdoor Activity11 months ago

Panduan Memilih Tenda Backpacking yang Tepat

Mitos Survival
Survival11 months ago

10 Mitos Survival yang Bisa Bikin Lo Celaka

Basic Survival Kit
Survival11 months ago

Basic Survival Kit: Peralatan EDC Wajib Bertahan di Alam Liar

Memilih Pisau Survival
Survival11 months ago

50 Tips Survival: Cara Bertahan Hidup di Alam Liar

setiap orang harus belajar survival
Survival11 months ago

Kenapa Setiap Orang Harus Belajar Survival, Bahkan yang Tinggal di Kota?

REDD+ di Indonesia
Perubahan Iklim11 months ago

REDD+ di Indonesia Itu Program Apa Sih: Penting Banget Ya?

andai dunia tanpa relawan
Volunteer11 months ago

Andai Dunia Tanpa Relawan: Kebayang Kacaunya Kayak Apa?

Pentingnya Buddy System dalam Pendakian
Survival11 months ago

Pentingnya Buddy System dalam Pendakian

Carbon Trading Adalah
Perubahan Iklim11 months ago

Carbon Trading: Istilah Apa Lagi Tuh?